Cara Menghitung Untung Rugi Dalam Reksadana

TutorBisnis.com – Perhitungan untung rugi dalam investasi Reksadana cukup mudah dan tidak rumit. Di dalam investasi Reksadana, investor akan membeli Unit Penyertaan, yaitu satuan yang menunjukkan kepemilikan di Reksadana tersebut.

Jumlah unit penyertaan berubah seiring dengan pembelian atau penjualan Reksadana. Harga dari unit penyertaan adalah Nilai Aktiva Bersih (NAB) atau Net Asset Value (NAV). Jumlah unit penyertaan yang diperoleh tergantung harga NAB/NAV per unit saat membeli Reksadana tersebut.

Naik turunnya nilai investasi di Reksadana ditentukan oleh perkembangan harga NAB per unit. Perhatikan ilustrasi berikut ini untuk memahami transaksi dalam Reksadana:

  • Pada tanggal 30 Juni 2021, kamu membeli Reksadana Schroders Istimewa sebesar Rp. 5.000.000 dengan NAB/unit Reksadana Schroders Rp. 2.000. Maka unit penyertaan yang dimiliki sebesar 5.000.000/2.000 = 2.500 unit penyertaan.
  • Pada tanggal 10 Mei 2022, kamu menjual semua Reksadana Schroders dengan NAB/unit Reksadana Schroders Rp. 3.000. Jadi total investasi yang didapatkan adalah 3.000 x 2.500 = Rp. 7.500.000.

Maka keuntungan investasi di reksadana dari naiknya nilai investasi dari 5 juta menjadi 7,5 juta yang berarti return 50%. Ada lagi ilustrasi lain di bawah ini:

  • Pada tanggal 30 Juni 2021, kamu membeli Reksadana Schroders Istimewa sebesar Rp. 5.000.000 dengan NAB/unit Reksadana Schroders Rp. 2.000. Maka unit penyertaan yang dimiliki sebesar 5.000.000/2.000 = 2.500 unit penyertaan.
  • Pada tanggal 10 Mei 2022, kamu menjual semua Reksadana Schroders dengan NAB/unit Reksadana Schroders Rp. 1.500. Jadi total investasi yang didapatkan adalah 1.500 x 2.500 = Rp. 3.750.000.

Maka keuntungan investasi di Reksadana dari turunnya nilai investasi dari 5 juta menjadi 3,75 juta yang berarti return minus 25%. Perhitungan Reksadana dapat dilakukan dengan melihat informasi NAB per unit dan Unit Penyertaan.

BACA JUGA: Daftar Manajer Investasi Reksadana

NAB Reksadana per unit

NAB per unit merupakan “harga” dari Reksadana yang dimiliki. NAB berubah berdasarkan kinerja Reksadana setiap harinya. Ketika NAB turun berarti per hari ini nilai investasi Reksadana turun, misal karena harga saham di mana Reksadana ditempatkan mengalami penurunan, begtu pun sebaliknya.

Berikut ini contoh perhitungan NAB/NAV dari salah satu platform Reksadana online. Nilai NAV sebesar Rp. 1.142 per unit pada Reksadana BNP Paribas Omega.

Kinerja Reksadana

 

NAB tersedia di Reksadana online atau koran tertentu setiap hari. Informasi di Reksadana online lebih mudah karena tidak perlu mencari di luar lagi cukup akses melalui internet saja.

Unit Penyertaan

Ketika membeli Reksadana akan diberikan informasi berapa unit penyertaan yang didapatkan. Pihak Manajer Investasi setiap bulannya akan mengirimkan surat pemberitahuan yang menyebutkan jumlah unit penyertaan Reksadana yang dimiliki oleh investor saat ini.

Apabila terjadi penambahan atau pencairan nilai investasi di Reksadana hasilnya akan terlihat dari perubahan jumlah unit penyertaan. Lebih mudah melihat informasi unit penyertaan ini di Reksadana online. Berikut ini contoh perhitungan nilai investasi Reksadana pada platform online.

Unit Penyertaan

Unit holding yaitu jumlah unit penyertaan yang dimiliki investor, sedangkan NAV/unit adalah NAB unit per hari ini, dan Estimation merupakan jumlah nilai investasi Reksadana.

Investor dapat mengetahui posisi nilai investasinya dengan mudah dan cepat dari laporan secara online. Selalu lakukan pengecekan jumlah unit penyertaan yang menunjukkan nilai investasi. Terutama ketika sudah membeli atau menjual Reksadana.

Menghitung untung rugi dalam Reksadana cukup sederhana caranya dan lebih mudah dengan menggunakan fasilitas platform Reksadana online. Sebab semua tersedia secara online yang dapat diakses dengan cepat dari mana saja.

BACA JUGA: Kerugian Reksadana

Ikuti terus informasi terbaru di TutorBisnis.com untuk mendapatkan informasi terkini seputar keuangan, bisnis, dan investasi. Semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca khususnya yang sedang belajar investasi Reksadana.

Artikel Terkait