Keunggulan dan Kelemahan Bisnis Franchise

TutorBisnis.com – Apakah bisnis franchise bisa menjadi sebuah bisnis yang menjanjikan? Bisnis franchise saat ini sangat tren di masyarakat. Tentu dalam bisnis ini terdapat keunggulan dan kelemahannya.

Keunggulan dari bisnis ini membuat sistem franchise sangat populer di pasaran, bahkan bagi pedagang kaki lima. Sedangkan jika pada kelemahannya dapat diatasi dengan baik, maka hal tersebut akan meminimalisir kerugian.

Keunggulan Bisnis Franchise

Keunggulan dari sistem bisnis franchise sangat menguntungkan bagi pihak vendor dan mitra. Berikut ini merupakan keunggulan yang terdapat dalam bisnis franchise.

1. Sistem Manajemen yang Bagus

Mitra franchise akan mendapatkan keuntungan dari keunggulan ini. Mitra franchise cukup bertugas menentukan lokasi berjualan dan menjualkan produk di sana. Semua sudah terorganisir dengan baik, seperti nama produk, ide kreatif untuk produk, cara pembuatan, harga produk, dan sebagainya. Produknya pun sudah teruji sehingga layak untuk dipasarkan.

2. Brand Dikenal Masyarakat

Umumnya bisnis franchise memiliki brand yang sudah tidak asing dan bahkan populer di masyarakat. Sehingga hal tersebut sangat efektif dalam meningkatkan penjualan karena memiliki daya tarik dan ciri khas.

3. Memperluas Pasar Secara Efektif

Bisnis franchise merupakan bisnis yang cukup efektif dalam memperluas pasar karena bisnis ini bersifat fleksibel. Siapa saja bisa bergabung menjadi mitra franchise ataupun bekerjasama dengan vendor.

4. Mendapat Dukungan Khusus

Mitra franchise akan mendapatkan pelatihan khusus beserta stok produk. Contohnya pelatihan tentang cara membuat ayam geprek. Pelatihan tersebut tidak sekedar pelatihan namun bisa menjadi bekal pengetahuan baru di kemudian hari. Saat berhenti bergabung dengan franchise maka bisa memanfaatkannya untuk ide bisnis pribadi.

5. Modal Kecil

Dengan modal yang minim, seseorang bisa menjadi mitra franchise. Mulai dari bermodalkan Rp. 1 juta sudah bisa memiliki bisnis tersebut dengan pilihan sarana lengkap hingga banner promosi.

Apabila dibandingkan dengan membentuk bisnis sendiri dengan modal sekian tentu hanya cukup untuk membeli stok produk saja tanpa adanya brand. Sehingga promosi harus dilakukan dari awal karena masih belum dikenal masyarakat.

6. Minim Resiko Merugi

Brand franchise yang sudah dikenal luas akan mengundang banyak peminat untuk membeli produknya. Sehingga bukanlah hal yang sulit dalam mencari konsumen dan meningkatkan penjualan. Hal tersebut akan meminimalisir resiko kerugian.

7. Berasaskan Keterbukaan

Asas keterbukaan menjadi salah satu komponen wajib dalam sebuah bisnis franchise. Bisnis ini mengandalkan kerjasama antara kedua belah pihak dengan saling komunikatif. Pihak vendor dan mitra franchise harus bisa menjalankan kesepakatan yang sudah dibuat dan disetujui sebelumnya.

Kelemahan Bisnis Franchise

Ketika memutuskan bergabung dalam suatu bisnis franchise, pahami juga terlebih dulu mengenai kelemahannya. Memahami hal tersebut akan mencegah berbagai resiko yang mungkin bisa terjadi dalam bisnis franchise yang dijalankan.

1. Vendor Membutuhkan Modal Besar

Kelemahan ini berlaku pada pihak vendor yang membuka bisnis franchise. Modal awal yang dibutuhkan sangat besar hingga mencapai ratusan juta Rupiah. Disarankan untuk tidak terlalu mengharapkan modal awal bisa kembali dengan cepat.

Selain itu juga harus bisa meminimalisir sistem keuangan bagi calon mitra franchise. Karena jika mengharuskan calon mitra franchise mengeluarkan modal yang besar maka akan memperkecil kemungkinan orang yang berniat bergabung.

Sehingga vendor harus siap mengeluarkan modal lebih namun harus berani menanggung resiko menerima keuntungan yang minim di awal berbisnis.

2. Sistem Durasi Kontrak

Mitra franchise harus siap menerima sustenance kontrak yang diterapkan dalam bisnis franchise. Umumnya lama sistem kontrak berlangsung selama ±10 tahun. Setelah kotrak habis masanya, maka tidak berhak lagi menjual produk dari franchise tersebut. Jika melanggar bisa terkena sanksi secara hukum.

Karena itu sebaiknya aturlah keuangan dengan sangat baik untuk mengatasi hal ini, khususnya saat pengumpulan modal. Mengumpulkan modal hingga masa kontrak habis akan menjadi mudah untuk membua usaha sendiri.

3. Terikat

Kelemahan ini tidak berupa kelemahan pada aspek finansial, tetapi pada sistem kerja atau bisnis. Segala hal berkaitan dengan franchise tersebut sudah diatur sepenuhnya oleh vendor.

Sehingga kinerjanya harus bedasarkan ketentuan yang sudah diarahkan oleh vendor. Mitra franchise juga sangat dilarang untuk melanggar ketentuan yang berlaku.

4. Sistem Bagi Hasil

Seluruh mitra franchise tidak diperbolehkan untuk egois dan mengambil semua keuntungan penjualan untuk pribadi. Mitra franchise harus membayar royalti brand setiap tahunnya kepada pihak vendor sesuai dengan ketentuan yang sudah berlaku. Hal tersebut harus dipahami oleh calon mitra franchise.

5. Menjaga Reputasi Brand

Mitra franchise bertanggung jawab untuk bisa menjaga reputasi nama brand dengan sangat baik. Karena hal tersebut bisa menjadi ancaman bagi pihak vendor  apabila mitra tidak mampu menjaga reputasi nama, bahkan akan berimbas pada bisnis franchise tersebut.

Demikian informasi tentang keunggulan dan kelemahan dari bisnis franchise yang perlu untuk diketahui. Semoga informasi ini dapat bemanfaat bagi pembaca yang tertarik untuk bergabung dan memulai bisnis franchise. Semoga sukses!

Content writer di Tutor Bisnis. Suka travelling, dengerin musik, dan teh. Masih kuliah dengan Jurusan Akuntansi di salah satu Universitas di Jawa Timur.
close
Shopee Promo