Aplikasi Exchange Bitcoin Terbaik

TutorBisnis.com – Apa saja exchange terbaik di Indonesia? Exchange berperan penting dalam jual beli Bitcoin. Karena itu sebaiknya kita harus cermat dalam memilih exchange yang terpercaya untuk berinvestasi Bitcoin. Berikut ini adalah daftar exchange terbaik di Indonesia.

1. Indodax

Indodax

Indodax merupakan platform jual beli aset kripto pertama dan terbesar di Indonesia dengan lebih dari 1,9 juta member terverifikasi. Indodax dihadirkan oleh PT. Indodax Nasional Indonesia yang telah resmi terdaftar di Bappebti sebagai Calon Pedagang Fisik Aset Kripto sesuai Pengumuman Nomor 331/BAPPEBTI.4/PENG/04/202.

Untuk pendaftaran, buka terlebih dahulu situs Indodax lalu mengisi data, seperti nama, e-mail, username, password, dan nomor handphone. Kemudian lakukan verifikasi dengan cara mengunggah foto KTP dan foto selfie sambil memegang KTP. Jika data sudah benar maka proses verifikasi berjalan kurang dari 12 jam.

Pengguna berusia minimal 18 tahun untuk Warga Negara Indonesia dan 19 tahun untuk Warga Negara Asing atau sudah menikah. Di luar ketentuan itu tidak diijinkan untuk membuat akun di Indodax.

Setoran minimum sebesar Rp. 500.000 dan tersedia beberapa cara deposit, yaitu:

  • Transfer bank
  • E-wallet (OVO, GoPay, ShopeePay)
  • Setor tunai
  • Pembayaran melalui Alfamart

Deposit melalui transfer bank tidak dikenakan biaya atau gratis, sedangkan cara lain dikenakan biaya.

Indodax menerapkan Two Factor Authentication berupa fitur keamanan online yang mana pengguna akan melakukan verifikasi identitas sebanyak 2 kali. Saat masuk akun Indodax, setelah memasukkan ID dan password, pengguna diminta untuk memasukkan kode yang dikirim melalui SMS.

Tersedia 110 koin/token aset kripto yang dapat diperdagangkan di Indodax, tidak hanya Bitcoin dan Ethereum. Fitur untuk trading yang tersedia di Indodax yaitu:

  • Analisa chart untuk menganalisa harga secara teknikal, dan
  • Stop Loss, untuk mengelola resiko fluktuasi harga.

Tidak tersedia fitur short-selling, sehingga trader tidak dapat melakukan short-sell saat pasar sedang turun. Biaya untuk layanan transaksi sebagai berikut:

  • Penjualan atau pembelian aset digital dengan Rupiah: 0,3% (taker).
  • Penarikan: 0,5% dari jumlah penarikan, dengan biaya minimal Rp. 25.000.
  • Biaya deposit gratis melalui transfer, berbayar melalui virtual account, dan 1% dari jumlah deposit melalui setor tunai.

Taker yaitu investor melakukan jual beli pada harga yang tersedia saat itu. Saat pengguna mencairkan Bitcoin atau aset kripto lainnya, dikonversi dulu ke Rupiah kemudian ditransfer ke rekening pengguna.

BACA JUGA: Mengatasi Resiko Bitcoin

2. TokoCrypto

TokoCrypto

TokoCrypto merupakan exchange aset digital untuk melakukan transaksi aset kripto yang berdiri sejak Juni 2017. Pada bulan Mei 2020, TokoCrypto menerima investasi dari Binance, salah satu exchange kripto terbesar di dunia.

TokoCrypto dihadirkan oleh PT. Crypto Indonesia Berkat yang telah resmi terdaftar di Bappebti sebagai Calon Pedagang Fisik Aset Kripto sesuai pengumuman 001/BAPPEBTI/CP-AK/11/2019.

Membuka akun dilakukan dengan cara mengisi nama, email, alamat, dan menyetujui ketentuan dan kebijakan privasi. Selanjutnya pengguna melakukan verifikasi KYC, dengan mengunggah foto KTP, mengisi data pribadi, mengambil selfie foto dengan gerakan normal dan dengan gerakan acak. Verifikasi diproses selama 1 hari kerja.

Setoran minimum sebesar Rp. 50.000 dengan cara deposit melalui transfer bank dan OVO tanpa biaya deposit. Biaya untuk layanan transaksi sebagai berikut:

  • Penjualan atau pembelian aset digital dengan Rupiah: 0,01% (taker)
  • Penarikan: Rp. 5.500 flat
  • Biaya deposit: 0

Tersedia 34 koin/token aset kripto yang dapat diperdagangkan di TokoCrypto. Fitur untuk trading yang tersedia di TokoCrypto yaitu:

  • Analisa chart untuk menganalisa harga secara teknikal, seperti histori transaksi (order and trade).
  • Stop Loss untuk mengelola resiko dari fluktuasi harga yang tajam.
  • Short-selling untuk melakukan short-sell saat pasar sedang turun.
  • OCO atau One Cancels the Other untuk menempatkan 2 pesanan di saat yang sama, pesanan limit dan stop-limit, untuk mengambil keuntungan dan meminimalkan potensi kerugian.

3. Rekeningku

Rekeningku

Rekeningku dihadirkan oleh PT. Rekeningku Dotcom Indonesia yang telah terdaftar resmi di Bappebti sebagai Calon Pedagang Fisik Aset Kripto sesuai pengumuman 006/BAPPEBTI/CP-AK/03/2020 30 Maret 2020.

Untuk registrasi dilakukan dengan cara mengisi nama lengkap sesuai dengan identitas (KTP, SIM, atau paspor), email, dan password yang akan digunakan untuk mengakses Rekeningku.com. Mengunggah foto kartu identitas (KTP, SIM, paspor) dan foto selfie sambil memegang kertas bertuliskan “Verifikasi di Rekeningku.com” disertai tanda tangan.

Penyebab verifikasi ditolak biasanya karena beberapa hal berikut:

  • Berusia di bawah 18 tahun.
  • Foto kartu identitas terpotong dan/atau tidak bisa terbaca dengan jelas.
  • Masa berlaku kartu identitas sudah kedaluwarsa.
  • Foto selfie tidak sesuai dengan ketentuan, wajah tidak terlihat jelas dan/atau kertas verifikasi tidak bisa terbaca dengan jelas.
  • Nomor kartu identitas sudah digunakan di akun lain.

Jika verifikasi ditolak bisa mengajukan permintaan verifikasi ulang, tetapi proses permohonan KYC akan menunggu antrian dari awal lagi. Saldo minimum sebesar Rp. 50.000 dengan cara deposit melalui transfer bank, virtual account, dan e-wallet. Tetapi deposit melalui virtual account dan e-wallet dikenakan biaya, sedangkan transfer bank gratis.

Tersedia 44 koin/token aset kripto yang dapat diperdagangkan di Rekeningku. Fitur trading yang tersedia di Rekeningku adalah:

  • Analisa chart untuk menganalisa harga secara teknikal yang terdiri dari orderbook, histori transaksi (order and trade).
  • Stop Loss untuk mengelola resiko dari fluktuasi harga yang sangat tajam.
  • Short-selling untuk melakukan short sell saat pasar sedang turun.

Biaya layanan transaksi di Rekeningku yaitu:

  • Penjualan atau pembelian aset digital Rupiah: 0,1% (taker)
  • Penarikan: 0,75% dari jumlah penarikan dengan biaya minimal Rp. 15.000
  • Biaya deposit: transfer bank gratis, virtual account 1.000 flat dan 1,65% dari jumlah deposit.

4. Pintu

Pintu

Pintu dihadirkan oleh PT. Pintu Kemana Saja yang telah terdaftar resmi di Bappebti sebagai Calon Pedagang Fisik Aset Kripto sesuai pengumuan 006/BAPPEBTI/CP-AK/03/2020 30 Maret 2020.

Unduh aplikasi Pintu kemudian lakukan pendaftaran akun. Selanjutnya lakukan verifikasi dengan mencantumkan nomor handphone, kartu identitas (KTP, SIM, paspor) dan alamat sesuai kartu identitas. Proses verifikasi membutuhkan waktu beberapa menit pada jam kerja.

Setoran minimum sebesar Rp. 50.000 dengan cara deposit melalui virtual account, e-wallet, dan PPOB (Indomaret). Tersedia 10 koin/token aset kripto yang dapat diperdagangkan di Pintu. Tidak tersedia fitur trading. Biaya layanan transaksi di Pintu yaitu:

  • Penjualan atau pembelian aset digital dengan Rupiah: 0
  • Penarikan: Rp. 4.500 flat
  • Biaya deposit: 0

BACA JUGA: Cara Beli Bitcoin

5. Luno

Luno

Luno merupakan exchange asal Inggris yang masuk ke Indonesia sejak 2014. Luno dihadirkan oleh PT. Luno Indonesia Ltd. yang telah terdaftar resmi di Bappebti sebagai Calon Pedagang Fisik Aset Kripto sesuai pengumuman 007/BAPPEBTI/CP-AK/03/2020 31 Maret 2020.

Untuk membuka akun Luno, lakukan pendaftaran dengan mengkonfirmasi nomor handphone dan data pribadi. Kirim foto kartu identitas resmi dan foto selfie. Masukkan alamat lalu pilih status pekerjaan, jenis pekerjaan serta seumber dana.

Setoran minimum sebesar Rp. 50.000 dengan cara deposit melalui transfer rekening bank dan virtual account. Tersedia 5 koin/token aset kripto yang dapat diperdagangkan di Luno. Fitur trading yang tersedia di Luno adalah:

  • Analisa chart untuk menganalisa harga secara teknikal, dan
  • Stop Loss, untuk mengelola resiko fluktuasi harga.

Biaya layanan transaksi di Luno yaitu:

  • Penjualan atau pembelian aset digital dengan Rupiah: 0,08% hingga 0,1%
  • Penarikan: Rp. 6.500 flat
  • Biaya deposit: Rp. 4.000

6. Zipmex

Zipmex

Zipmex bekerjasama dengan Pluang sehingga jual beli Bitkoin dan aset kripto lainnya bisa dilakukan di aplikasi Pluang dengan exchange Zipmex. Setoran minimum sebesar Rp. 10.000 dengan cara deposit melalui virtual account.

Zipmex dihadirkan oleh PT. Zipmex Exchange Indonesia yang telah terdaftar resmi di Bappebti sebagai Calon Pedagang Fisik Aset Kripto sesuai pengumuman 004/BAPPEBTI/CP-AK/02/2020.

7. Upbit

Upbit

Upbit dihadirkan oleh PT. Upbit Exchange Indonesia yang telah terdaftar resmi di Bappebti sebagai Calon Pedagang Fisik Aset Kripto sesuai pengumuman 002/BAPPEBTI/CP-AK/12/2019. Setoran minimum sebesar Rp. 5.000 dengan cara deposit melalui transfer bank.

Selain pemilihan exchange yang tepat dari segi biaya yang murah dan aman, perhatikan juga apakah telah teregulasi dari Bappebti sebagai regulator perdagangan aset kripto di Indonesia. Hal tersebut sangat penting diketahui sebelum memulai investasi Bitcoin. Semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca setia TutorBisnis.com.

Artikel Terkait

Cara Top Up E-Money Mandiri

Kripa Rani Dewi Dasi

Kripa Rani Dewi Dasi

close
Shopee Promo